Jago Kandang
| Rabu, 13 Februari 2013 11:58 | |
|
Praktis, selama tiga kali melakukan laga tandang, Singo Edan belum pernah satu kalipun memenangkan pertandingan atau memaksa hasil seri. Semua kekalahan away Arema sama-sama berakhir dengan kalah tipis 0-1. Barito Putera, Persiba Balikpapan dan terakhir PSPS Pekanbaru menguatkan julukan jago kandang. Rahmad Darmawan (RD) tak bisa melarang siapapun untuk mengambil kesimpulan bahwa Arema sekarang hanyalah skuad yang perkasa di kandang saja. “Siapapun boleh mengambil kesimpulan seperti itu, karena kenyataannya memang begitu (jago kandang),” ujar RD dalam press conference, kemarin sore. Dari tujuh laga yang dilalui oleh tim berlogo singa itu, empat kemenangan yang menghasilkan 12 poin semuanya terjadi di kandang, Stadion Kanjuruhan Malang. Tapi, bagaimanapun, pelatih yang juga kapten TNI-AL tersebut sama sekali tak mau julukan jago kandang tetap tersemat pada Arema Indonesia. “Saya sebagai pelatih tak mau hal itu terjadi, saya ingin konsolidasi untuk pertandingan berikutnya, agar bisa mematahkan hal ini,” tandas RD. Namun, usaha pelatih berusia 46 tahun itu untuk mematahkan rekor tak pernah menang di laga kandang cukup berat. Pasalnya, lawan Alfarizi dkk adalah Persija. Tim Macan Kemayoran menjadi tuan rumah bagi Arema dalam laga Sabtu (16/2) nanti. Persija sendiri sepertinya akan bangkit setelah hanya bermain imbang dengan Gresik United, 2-2, saat menjadi tuan rumah usiran karena bermain di Stadion Manahan Solo. Namun, karena dipastikan laga kontra Arema akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno Senayan, maka Rahmad Affandi dkk bakal on fire dan tak memberi pertandingan mudah bagi Benny Wahyudi dkk.(fin) |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Poskan Komentar